Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Sebagian barang rongsokan berupa karung, kardus, plastik dan material bekas lainnya dilaporkan hangus terbakar.
Roni berharap kejadian tersebut menjadi perhatian bagi pemilik usaha rongsokan maupun warga agar lebih berhati-hati terhadap sumber api, terutama puntung rokok. Menurutnya, keberadaan material yang mudah terbakar membuat kebakaran di lokasi penyimpanan barang bekas berpotensi cepat meluas.
“Kalau ada tempat seperti ini, memang harus lebih hati-hati. Jangan sampai ada yang membuang puntung rokok sembarangan karena barang-barangnya mudah terbakar,” kata Roni.















