IMG-20260926-WA0062
Bangka Barat

Antrean BBM Membludak di Mentok, Stok Pertalite dan Pertamax Diklaim Aman

×

Antrean BBM Membludak di Mentok, Stok Pertalite dan Pertamax Diklaim Aman

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT — Lonjakan kendaraan yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) menyebabkan antrean panjang di SPBU 24.333.128 Pal 3, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (11/10/2026).

Antrean bahkan memanjang hingga simpang empat lampu merah Pal 2, kawasan Simpang Menumbing, sehingga memicu kepadatan kendaraan di sekitar lokasi.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sejak pagi hari, pengendara sepeda motor hingga mobil pribadi terlihat memadati area SPBU. Sejumlah warga terpaksa menunggu cukup lama demi mendapatkan BBM untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Panjangnya barisan kendaraan tersebut juga menjadi perhatian pengguna jalan yang melintas.

Manager Operasional SPBU Pal 3, Emil, mengaku terkejut melihat kondisi antrean yang terjadi pada Minggu pagi. Menurutnya, kepadatan kendaraan kali ini berbeda dari situasi yang biasanya terjadi di SPBU tersebut.

Saat ditemui di lokasi, Emil menjelaskan bahwa persediaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax masih tersedia dalam jumlah yang cukup banyak. Ia menduga kondisi stok tersebut menjadi salah satu faktor yang menarik banyak pengendara untuk mengisi BBM di SPBU Pal 3.

“Stok Pertalite dan Pertamax tersedia. Saya juga sempat kaget melihat antrean sepanjang ini karena biasanya tidak seperti ini,” ujar Emil.

Di tengah antrean yang memanjang, para pengendara tetap bertahan menunggu giliran. Bagi masyarakat, ketersediaan BBM menjadi kebutuhan penting untuk menunjang pekerjaan, mobilitas, hingga berbagai keperluan keluarga.

Salah seorang warga Mayang, Adi, mengaku sudah berada dalam antrean sejak pukul 07.00 WIB. Ia datang untuk mengisi Pertalite yang akan digunakan bagi kebutuhan kendaraan pribadinya.

Adi menegaskan bahwa BBM yang dibelinya bukan untuk dijual kembali, melainkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Meski harus menunggu cukup lama, ia tetap bertahan hingga memperoleh bahan bakar.

“Saya sudah mengantre sejak pukul tujuh pagi untuk mengisi Pertalite. BBM ini untuk kendaraan sendiri,” ungkap Adi.

Panjangnya antrean membuat waktu warga tersita untuk menunggu pengisian BBM. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara yang harus melanjutkan perjalanan atau menjalankan aktivitas lainnya.

Gangguan Nosel di SPBU Lain Diduga Picu Lonjakan Antrean

Selain tingginya jumlah kendaraan yang datang, antrean panjang di SPBU Pal 3 diduga berkaitan dengan gangguan fasilitas pengisian BBM di salah satu SPBU lain di Mentok.

error: