IMG-20260926-WA0062
Bangka Barat

Atasi Banjir, TMMD ke-130 Babar Normalisasi Sungai Sinar Manik 2,5 Kilometer

×

Atasi Banjir, TMMD ke-130 Babar Normalisasi Sungai Sinar Manik 2,5 Kilometer

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0431/Bangka Barat Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Sinar Manik, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Selasa (13/10/2026).

Pembukaan TMMD ditandai dengan upacara di Lapangan Sepak Bola Desa Sinar Manik. Kegiatan tersebut menjadi awal pelaksanaan berbagai program pembangunan fisik dan nonfisik yang akan berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Upacara pembukaan dihadiri Bupati Bangka Barat Markus, Wakil Bupati Yus Derahman, Dandim 0431/Bangka Barat sekaligus Dansatgas TMMD ke-130 Letkol Czi Fadil, Ketua DPRD Bangka Barat Badri Samsu, Wakapolres Bangka Barat Kompol DL. Singgih Adittia Utama, serta jajaran Forkopimda dan pemerintah kecamatan maupun desa.

Dansatgas TMMD ke-130, Letkol Czi Fadil, menyampaikan pelaksanaan TMMD melibatkan 150 personel. Jumlah tersebut terdiri atas 23 personel Dansatgas dan staf Satgas, 12 personel tim asistensi atau penyuluh dari dinas terkait, serta 115 personel SSK TMMD gabungan TNI dan Polri.

Dukungan anggaran untuk pelaksanaan TMMD ke-130 mencapai Rp1.466.992.000. Anggaran tersebut berasal dari dukungan Komando Atas melalui Mabes TNI/AD sebesar Rp474.500.000 dan hibah APBD Pemerintah Kabupaten Bangka Barat sebesar Rp992.492.000.

“Salah satu sasaran fisik utama TMMD ke-130 di Bangka Barat adalah normalisasi Sungai Desa Sinar Manik sepanjang 2,5 kilometer. Program tersebut juga disertai pembangunan talud batu sepanjang 80 meter,” katanya.

Selain itu, TMMD menyasar rehabilitasi dua gedung sekolah, yakni SDN 5 Mentok di Kecamatan Mentok dan SDN 4 Simpang Teritip. Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di wilayah Kecamatan Kelapa juga masuk dalam sasaran fisik pokok.

Sejumlah program tambahan turut disiapkan untuk mendukung kebutuhan dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di antaranya pembangunan lima titik sumur bor air bersih, rehabilitasi empat unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembukaan lahan pertanian seluas satu hektare sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

error: