Program pelatihan tersebut dibiayai melalui anggaran Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Belitung. Dukungan pembiayaan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja berbasis kompetensi.
Kabid Tenaga Kerja menambahkan, peningkatan keterampilan menjadi penting agar masyarakat memiliki pilihan yang lebih luas dalam mendapatkan penghasilan. Peserta tidak hanya diarahkan menjadi pencari kerja, tetapi juga didorong memiliki kemampuan untuk menjadi pelaku usaha.
“Jadi tujuan akhirnya bukan hanya mengurangi angka pengangguran, tetapi bagaimana peserta setelah mengikuti pelatihan mempunyai keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pekerjaan atau membuka lapangan kerja sendiri,” ujarnya.















