IMG-20260926-WA0062
Bangka Barat

Elvi Diana Minta Pinjaman Rp65 Miliar untuk Perbaikan Jalan Diawasi Ketat

×

Elvi Diana Minta Pinjaman Rp65 Miliar untuk Perbaikan Jalan Diawasi Ketat

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Rencana Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menggunakan pinjaman daerah sebesar Rp. 65 miliar untuk memperbaiki infrastruktur jalan mendapat perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Elvi Diana.

Elvi menilai kebijakan tersebut harus diikuti dengan perencanaan dan pengawasan yang matang. Menurutnya, perbaikan infrastruktur jalan tidak seharusnya hanya menyasar ruas utama, tetapi juga harus menyentuh jalan-jalan di tingkat kecamatan yang menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia secara khusus menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan di Kecamatan Jebus dan Parittiga. Kerusakan berupa lubang besar serta genangan air ketika hujan dinilai tidak hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

“Saya berharap Pemerintah Kabupaten Bangka Barat tidak hanya fokus pada perbaikan jalan-jalan utama saja, tetapi juga memperhatikan ruas jalan di tingkat kecamatan. Seperti di Kecamatan Jebus dan Parittiga yang belakangan ini kerap meresahkan masyarakat serta berpotensi memicu kecelakaan akibat lubang besar dan genangan air saat hujan,” ujar Elvi, Jumat (9/10/2026).

Menurut Elvi, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bangka Barat perlu melakukan pemetaan kondisi jalan secara menyeluruh agar penanganan tidak hanya terpusat pada kawasan tertentu.

Ia menilai jalan utama Mentok memang memiliki peran strategis, namun ruas jalan di kecamatan juga menjadi bagian penting dari konektivitas masyarakat, terutama untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik dan mobilitas sehari-hari.

“Jalan utama Mentok memang sangat penting, namun jalan-jalan di kawasan kecamatan juga tidak boleh diabaikan, mengingat aktivitas dan mobilitas masyarakat justru sangat tinggi di sana,” katanya.

Selain itu, Elvi juga memberikan perhatian khusus terhadap rencana penggunaan pinjaman daerah senilai Rp65 miliar. Menurutnya, karena dana yang digunakan memiliki nilai besar dan berasal dari pinjaman, pelaksanaan proyek harus mendapatkan pengawasan secara ketat.

error: