Ia meminta kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama sejak proses pemilihan kontraktor, penggunaan material hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
“Kinerja kontraktor pemenang tender harus diawasi dengan ketat agar kualitas pekerjaan benar-benar terjaga,” tutur Elvi.
Selain pengawasan terhadap kontraktor, ia meminta material yang digunakan dalam pembangunan maupun perbaikan jalan benar-benar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Pastikan material jalan yang digunakan sesuai dengan spesifikasi dan tidak dikorupsi oleh pihak kontraktor yang menangani pekerjaan ini,” ujarnya.
Bagi Elvi, proses persiapan tersebut justru harus menjadi momentum untuk memastikan seluruh tahapan berjalan transparan dan sesuai ketentuan. Ia berharap ketika proyek mulai dikerjakan, kualitas pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan dan tidak menimbulkan persoalan baru berupa kerusakan jalan dalam waktu singkat.
“Pengawasan yang optimal sangat penting agar jalan tidak cepat rusak kembali, sehingga anggaran yang ada benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, bukan sekadar menguntungkan sepihak kontraktor atau pengusaha,” pungkas Elvi.















