IMG-20260926-WA0062
Bangka Barat

Diduga Salah Paham, Pria di Mentok Dibacok hingga Dilarikan ke RSUD

×

Diduga Salah Paham, Pria di Mentok Dibacok hingga Dilarikan ke RSUD

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Seorang pria berinisial AR (33) mengalami luka serius setelah menjadi korban pembacokan menggunakan parang panjang di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Tanjung Kalian, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (18/10/2026) pagi.

Peristiwa yang diduga dipicu kesalahpahaman tersebut terjadi sekitar pukul 08.06 WIB. Korban mengalami luka robek di sejumlah bagian tubuh hingga harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Sejiran Setason.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Polisi bergerak cepat menindaklanjuti kejadian tersebut. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bangka Barat berhasil mengamankan seorang pria berinisial A alias AK (42), yang diduga sebagai pelaku, sekitar pukul 10.00 WIB atau kurang dari dua jam setelah kejadian.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasat Reskrim AKP Raja Taufik Ikrar Bintani mengungkapkan, dugaan sementara penganiayaan tersebut dipicu kesalahpahaman yang melibatkan korban, terduga pelaku, dan seorang saksi bernama Yayan.

“Berdasarkan interogasi singkat, peristiwa ini terjadi karena adanya kesalahpahaman antara korban, pelaku, dan seorang saksi bernama Yayan,” ungkapnya, Minggu (18/10/2026).

Kronologi Pembacokan di Tanjung Kalian Mentok

Berdasarkan keterangan awal kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 08.00 WIB ketika AR mengendarai sepeda motor Honda Beat Street berwarna hitam. Pada saat bersamaan, A alias AK mengemudikan mobil Honda Brio berwarna putih.

Keduanya diketahui berangkat beriringan dari kawasan Desa Air Samak menuju sebuah rumah toko (ruko) yang menjadi tempat tinggal Yayan di Jalan Jenderal Sudirman, Mentok.

Setibanya di lokasi, situasi berubah menjadi aksi kekerasan. Terduga pelaku turun dari mobil sambil membawa dua bilah senjata tajam jenis parang panjang, kemudian mendekati korban dan melakukan penyerangan.

“Sesampainya di lokasi kejadian, pelaku Andi mendadak turun dari mobilnya sambil membawa dua bilah senjata tajam jenis parang panjang. Pelaku langsung berlari ke arah Angga dan menebasnya. Korban sempat mencoba menghindar dan berlari ke arah jalan raya, namun ia terjatuh tersungkur,” jelasnya.

error: