BANGKA BARAT – Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar terungkap di Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung. Polisi menemukan ratusan liter solar yang disimpan di dalam rumah dan mengamankan kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut BBM tersebut.
Dalam pengungkapan kasus ini, Unit Reskrim Polsek Jebus mengamankan seorang pria berinisial MP (31) beserta 640 liter solar subsidi. Sebanyak 32 jerigen berisi bahan bakar tersebut ditemukan di bagian dapur rumah yang berada di Desa Semulut, Kecamatan Parittiga.
Pengungkapan tersebut berlangsung pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Polisi bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah hukum Polsek Jebus.
Kapolsek Jebus, AKP Candra Wijaya, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan penyelidikan untuk memastikan dugaan yang dilaporkan masyarakat.
Setelah mengumpulkan informasi, petugas mendatangi rumah terduga pelaku di Desa Semulut. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan puluhan jerigen berisi solar subsidi yang disimpan di dalam rumah.
“Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan 32 jerigen berisi solar subsidi dengan total volume mencapai 640 liter. Bahan bakar tersebut disimpan di bagian dapur rumah,” katanya, Sabtu (24/10/2026).
Selain mengamankan MP, polisi turut menyita satu unit mobil Suzuki Carry berwarna hitam yang diduga digunakan untuk mengangkut solar tersebut.
Berdasarkan keterangan dalam laporan kepolisian, BBM itu diduga dibeli dari seorang warga Desa Kundi berinisial DS. Solar tersebut kemudian diangkut menggunakan mobil Carry sebelum ditemukan petugas.
AKP Candra Wijaya menegaskan, kepolisian akan terus melakukan pengawasan terhadap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi agar penyalurannya sesuai dengan peruntukan dan ketentuan yang berlaku.
“Kami tidak akan membiarkan penyalahgunaan BBM bersubsidi,” ucap AKP Candra Wijaya.
Saat ini, Polsek Jebus masih mendalami perkara tersebut melalui proses penyidikan. Polisi akan menelusuri lebih lanjut asal-usul solar yang diamankan serta dugaan pelanggaran terkait pengangkutan maupun niaga BBM bersubsidi.















