Situasi berubah ketika tiba-tiba terdengar suara letusan senjata api. Kedua saksi yang berada di lokasi kemudian mendapati korban telah tergeletak di lantai dalam kondisi bersimbah darah.
Usai kejadian, terduga pelaku disebut langsung meninggalkan rumah kontrakan tersebut dan melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Polisi kini masih melakukan pengejaran sekaligus pendalaman terhadap motif dan rangkaian kejadian penembakan yang menewaskan korban tersebut.
Sementara itu, jenazah korban rencananya akan menjalani proses autopsi untuk mendukung kepentingan penyelidikan dan mengungkap secara lebih jelas penyebab kematian korban.
“Informasi yang kita terima, korban yang sebelumnya berada di Klinik Bakti Timah, rencananya akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda untuk selanjutnya dilakukan autopsi guna kepentingan penyelidikan,” pungkas Sugiyarso.















