IMG-20260814-WA0068
BALEHO DIRGAHAYU RI 2026 (4x6)
Bangka Barat

Kepala BNNP Babel Soroti Pelabuhan Tanjung Kalian Jadi Jalur Masuk Favorit Narkoba

×

Kepala BNNP Babel Soroti Pelabuhan Tanjung Kalian Jadi Jalur Masuk Favorit Narkoba

Sebarkan artikel ini
Aktivitas penyebrangan di Pelabuhan Tanjung Kalian. Foto: Sorotanbangka/ Rama.
Aktivitas penyebrangan di Pelabuhan Tanjung Kalian. Foto: Sorotanbangka/ Rama.

BANGKA BARAT – Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Bangka Barat, berulang kali menjadi lokasi pengungkapan pengiriman narkoba dari Sumatera menuju Bangka Belitung. Berbagai kasus dengan barang bukti sabu dan ganja dalam jumlah besar berhasil digagalkan aparat.

Catatan pengungkapan menunjukkan kasus tersebut terjadi sejak 2019 hingga 2025. Di antaranya 6 kilogram sabu dan ribuan pil pada Mei 2019, 35,6 kilogram sabu pada Maret 2024, serta 54,94 kilogram ganja pada Desember 2024.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pengungkapan kembali terjadi pada 2025. Pada Mei, aparat mengamankan sekitar 15,19 kilogram sabu di kawasan Tanjung Kalian. Sebulan kemudian, sebanyak 85,88 kilogram ganja juga berhasil digagalkan setelah dibawa keluar dari kapal.

Kepala BNNP Bangka Belitung Brigjen Pol. Eko Kristianto mengatakan kondisi geografis Babel yang berbatasan langsung dengan Sumatera Selatan dan dikelilingi laut menjadi tantangan dalam pemberantasan narkoba.

“Iya, betul. Karena daerah kita berbatasan dengan Sumatera Selatan, berbatasan dengan laut yang memang itu saat ini menjadi apa ya modal transportasi untuk peredaran gelap narkoba. Jadi Bupati makanya sangat concern untuk melakukan pencegahan-pencegahan di pelabuhan-pelabuhan, di dermaga, kemudian di pertambangan, dan perkebunan,” katanya, Jumat (4/9/2026).

Berulangnya pengungkapan tersebut menjadi sinyal penting bagi penguatan pengawasan di pintu masuk Bangka Belitung. Tidak hanya pelabuhan, pengawasan juga perlu diperkuat di dermaga serta kawasan lain yang berpotensi dimanfaatkan jaringan peredaran narkotika.

“Upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba pun membutuhkan sinergi aparat penegak hukum, pemerintah daerah, pengelola pelabuhan, dan masyarakat untuk memutus rantai peredaran sebelum narkotika menyebar lebih luas,” ucapnya.

error: