<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Belfest 2024, Dorong Ekonomi dan Kreativitas Anak Muda

×

Belfest 2024, Dorong Ekonomi dan Kreativitas Anak Muda

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT, SOROTANBANGKA.COM – Festival yang diadakan di Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok tahun ini telah mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming. Pasalnya, Belfest 2024 ini berhasil menarik perhatian ribuan pengunjung.

Bong Ming Ming menyampaikan dengan terlaksananya Belfest 2024 ini menjelaskan bahwa masyarakat Desa Belo Laut khususnya anak-anak muda memiliki kreativitas dan kepedulian yang mumpuni terhadap daerahnya.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hal itu disampaikan oleh Bong Ming Ming saat hadir langsung di acara penutupan Belo Laut Fest di Lapangan Sepakbola Taruna Arum Samudera, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada Minggu (8/9/2024) pagi.

“Festival seperti ini memberikan ruang bagi anak-anak muda Desa Belo Laut ini untuk berkreasi dan menampilkan bakat kesenian mereka ke pengunjung yang datang. Serangkaian acaranya kian beragam tentu memberikan warna dan kemeriahan,” ujarnya.

Selain sebagai wahana hiburan, Bong Ming Ming menilai acara seperti Belo Laut Fest ini dapat memberikan dampak yang positif terutama UMKM milik masyarakat setempat.

“Gagasan seperti ini diharapkan mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif masyarakat setempat. Mari terus jaga nilai gotong-royong kita semua, kita dari pemerintah daerah akan selalu support,” ucapnya.

Diketahui Belfest 2024 ini memiliki serangkaian acara mulai dari bazaar UMKM, festival pempek udang, festival band, pertunjukan musik, tari kreasi, fashion culture carnival, pencak silat seni, jalan sehat, hingga pelayanan publik.

Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: