<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Daftar Pemenang Ajang Road Race BTC Serires Mentok 2024

×

Daftar Pemenang Ajang Road Race BTC Serires Mentok 2024

Sebarkan artikel ini
Daftar Pemenang Ajang Road Race BTC Serires Mentok 2024. Foto: Istimewa.
Daftar Pemenang Ajang Road Race BTC Serires Mentok 2024. Foto: Istimewa.

“Yasin Gelam ini dari Tim Wed Motor X King Salman. Lalu Kelas Bebek 4T 150 Standart Pabrik Babel berhasil diraih M Mardiusa Sakti, asal Pangkalpinang dari AR 88 Racing Team. Sakti juga menjuarai Kelas Matic 150 Tune Up Babel,” ungkap Adhy Sarphio.

Lebih lanjut, Kelas Bebek 4T 125 Tune Up Open diraih Boy Arbi Febri asal Pekanbaru, Riau. Ia juga juara di Kelas Bebek 4T 150 Tune Up Open dari Ronggolawe Racing Team (RRT) feat Raja Racing Team (RJA). Ada juga juara umum per kelas dalam acara ini.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Pada juara umum per kelas ini, Putra ‘Ndut’ Novendra menjuarai lima kelas. Yaitu pada Kelas Bebek 4T 150 Tune Up Open, Kelas Bebek 4T 125 Tune Up Open, Kelas Bebek 2T 116 Standart Open dan Kelas Bebek 2T 116 Standart Babel,” terang Adhy Sarphio.

“Dia inj dari Tim Wincontruksi CV Reksa Karya Abadi Racing, tapi untuk Kelas Bebek 2T Standart Babel itu kolaborasi dengan Monata Racing Team. Di Kelas Bebek 4T 150 Standart Pabrik Babel dan Matic 150 Tune Up Babel diraih M Mardiusa Sakti,” tambah dia.

Di Kelas Sport 140 Standart Chamber Open diraih Deby ‘Bott’ Apriansyah. Kelas Bebek 2T 116 Standart Babel U-20 th diraih Sultan Zafier dari AR 88 Racing Team. Sementara, untuk Kelas Matic 155 Standart Pabrik Open diraih oleh Derry ‘Solar’ Saputra.

Kelas Scooter 166 Standart Komunitas Babel diraih Ahmad Firdiansyah Yusri. Kelas Scooter 180 Tune Up Open diraih Zainal Abidin asal Pangkalpinang dari Pak Pol Racing Team. Iman ‘Ragil’ juara pada dua kelas sekaligus yaitu Bebek 2T Standart Executive Babel U35+.

“Satu lagi Kelas Bebek 2T 120 Standart Manager/Mekanik Non Pembalap. Dan yang terakhir, untuk Kelas Bebek 2 Tak Standart Rider GTX plus Rider Lokal Bangka diraih oleh Putra Wijaya. Jadi itulah nama-nama juara umum dan juara umum per kelasnya,” katanya.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: