<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Pesan Sekda Babar untuk Pegawai di HUT Ke-18 RSUD Sejiran Setason

×

Pesan Sekda Babar untuk Pegawai di HUT Ke-18 RSUD Sejiran Setason

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT, SOROTANBANGKA.COM – Sekertaris Daerah Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Soleh menginginkan staf di RSUD Sejiran Setason semakin profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan ke masyarakat.

Hal itu disampaikan Muhammad Soleh saat acara peringatan ulang tahun RSUD Sejiran Setason ke-18, pada Senin (2/12/2024) pagi.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Staf medis yang terampil, pofesionalisme dan memiliki dedikasi berperan penting dalam mendukung operasional rumah sakit telah menjadikan RSUD Sejiran Setason sebagai tempat yang dapat diandalkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Soleh juga mengutarakan harapannya agar RSUD Sejiran Setason mampu terus berkembang dan memberikan perawatan dan pelayanan terbaik untuk seluruh masyarakat, khususnya di Kabupaten Bangka Barat.

“Keterampilan, keahlian, dan komitmen yang anda tunjukan setiap hari adalah alasan dibalik kesuksesan rumah sakit ini. Teruslah bekerja dengan semangat dan integritas yang tinggi, karena peran anda sangat berarti bagi setiap pasien dan keluarganya,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Sejiran Setason Dr.Ratnosoppi, menyampaikan terimakasih kepada masyarakat serta unsur forkopimda Bangka Barat, masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada RSUD Sejiran Setason.

Ratnosoppi juga mengatakan RSUD Sejiran Setason saat ini telah memiliki pelayanan hemodialisa atau cuci darah dan sejumlah kelengkapan fasilitas kesehatan lainnya.

“Kami telah membuka layanan hemodialisa dengan target 10 mesin, existing sudah beroperasi 6 mesin. Kami juga telah mengoperasionalkan Gedung baru ICU/ICCU sebagai layanan intensif seperti yang dipersyaratkan oleh Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan, yaitu 7 TT ICU/ICCU dan 5 TT HCU,” ujarnya.

“Dan insya allah tahun depan kami akan mengoperasionalkan gedung graha spesialis sebagai layanan poliklinik rawat jalan, yang sudah lama tidak digunakan sejak tahun 2017,” tambahnya.

 

Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: