NASIONAL – Pergantian tahun selalu menjadi momen istimewa yang dirayakan dengan beragam cara di berbagai belahan dunia. Menjelang Tahun Baru 2025, antusiasme masyarakat kian terasa melalui berbagai persiapan dan tradisi khas yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Perayaan tahun baru tidak sekadar menandai pergantian kalender. Lebih dari itu, momen ini menjadi ajang berkumpul, berbagi harapan, serta menyambut awal yang baru bersama orang-orang terdekat.
Menariknya, setiap negara memiliki tradisi unik dengan makna mendalam. Beberapa kebiasaan bahkan terkesan tidak biasa, namun diyakini membawa keberuntungan dan kebaikan bagi masyarakat setempat.
Berikut sejumlah tradisi unik perayaan Tahun Baru dari berbagai negara:
1. Irlandia: Menggantungkan Roti Natal
Masyarakat Irlandia memiliki tradisi menggantung roti Natal khusus di pintu atau dinding rumah. Roti tersebut dipercaya mampu mengusir nasib buruk serta membawa energi positif di tahun yang akan datang. Tradisi ini menjadi simbol harapan akan awal yang lebih baik dan penuh keberuntungan.
2. Afrika Selatan: Membuang Perabotan Lama
Di Johannesburg, sebagian warga merayakan pergantian tahun dengan membuang perabotan lama melalui jendela. Kebiasaan ini melambangkan pelepasan masa lalu yang sudah tidak dibutuhkan dan kesiapan menyambut kesempatan baru, meski terkesan ekstrem.
3. Swiss: Menjatuhkan Es Krim
Warga Swiss memiliki kebiasaan menjatuhkan es krim ke lantai saat malam tahun baru. Tindakan ini diyakini membawa keberuntungan dan kelimpahan. Es krim yang jatuh menjadi simbol rezeki yang melimpah di tahun mendatang.
4. Spanyol: Makan 12 Anggur
Sejak abad ke-19, masyarakat Spanyol memakan 12 butir anggur saat lonceng pergantian tahun berbunyi. Setiap butir anggur melambangkan harapan untuk satu bulan ke depan. Tradisi ini dipercaya membawa keberuntungan sepanjang tahun dan kini populer di berbagai negara.
5. Jepang: Lonceng Kuil dan Toshikoshi Soba
Di Jepang, lonceng kuil Buddha dibunyikan sebanyak 108 kali menjelang tahun baru. Setiap dentangan melambangkan pembersihan sifat buruk manusia. Selain itu, masyarakat juga menyantap Toshikoshi Soba, mi panjang yang menjadi simbol umur panjang dan harapan hidup yang lebih baik.















