Gong Xi Fa Chai
Bangka Barat

Satpolairud Babar Cari Pekerja Tambak Udang yang Hilang di Perairan Tanjung Niur

×

Satpolairud Babar Cari Pekerja Tambak Udang yang Hilang di Perairan Tanjung Niur

Sebarkan artikel ini
Kasat Polairud Polres Babar, Iptu Yudi Lasmono saat diwawancarai diruang kerjanya, pada Jumat (15/03/2024) pagi.
Kasat Polairud Polres Babar, Iptu Yudi Lasmono saat diwawancarai diruang kerjanya, pada Jumat (15/03/2024) pagi.

BANGKA BARAT – Seorang pekerja pemasangan pipa tambak udang di perairan Tanjung Niur, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus laut, pada Minggu (17/5/2026) kemarin.

Korban diketahui bernama Badrun Supriadi (43), warga asal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hingga Senin (18/5/2026), korban belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel Satpolairud Polres Bangka Barat, Polsek Tempilang, serta masyarakat setempat.

Kasat Polairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim gabungan sejak Senin pagi untuk menyisir lokasi korban diduga hanyut.

“Tim gabungan sudah kami turunkan sejak Senin pagi untuk melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di perairan Tanjung Niur. Kita membawa sejumlah peralatan dan dibantu nelayan setempat,” ujar Iptu Yudi Lasmono.

Peristiwa nahas tersebut terjadi Minggu sekitar pukul 15.27 WIB, saat korban bersama rekan-rekannya selesai melakukan pemasangan pipa untuk kebutuhan operasional tambak udang milik PT FPI.

“Saat hendak kembali ke daratan, kondisi laut mendadak berubah. Arus yang semula normal tiba-tiba menjadi sangat deras hingga membuat Badrun terlepas dari alat pengaman yang digunakan dan terbawa arus,” katanya.

Sementara itu, Romi, warga Desa Tanjung Niur yang berada di sekitar lokasi kejadian, membenarkan bahwa kondisi arus laut sore itu berubah sangat cepat.

“Arusnya tiba-tiba kencang sekali. Teman-temannya langsung panik dan berusaha mencari korban, tapi sampai Minggu malam tadi belum ditemukan,” ujar Romi.

Menurut Romi, setelah menyadari korban hilang, para pekerja segera meminta bantuan kepada warga dan aparat untuk melakukan pencarian.

“Melihat kejadian tersebut, teman-teman kerjanya tadi berupaya meminta pertolongan untuk mencari Pak Badrun Supriadi,” katanya.

Warga setempat juga turut membantu pencarian dan berharap korban segera ditemukan dalam keadaan terbaik.

“Kami berharap korban cepat ditemukan. Warga di sini juga ikut memantau perkembangan dan membantu pencarian,” tutur Romi.

error: