HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

29 Penambang Timah Positif Narkoba Diusulkan Jalani Rehabilitasi

×

29 Penambang Timah Positif Narkoba Diusulkan Jalani Rehabilitasi

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG – Sebanyak 29 penambang yang dinyatakan positif menggunakan narkotika setelah terjaring razia di kawasan Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, diusulkan untuk menjalani rehabilitasi. Proses tersebut dilakukan setelah Polresta Pangkalpinang berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Bangka Belitung guna melakukan asesmen terhadap seluruh penambang yang diamankan.

Asesmen menjadi tahapan penting untuk menentukan bentuk penanganan terhadap para penyalahguna narkotika. Seluruh penambang sebelumnya diamankan dalam operasi yang digelar aparat di kawasan Pantai Pasir Padi pada Kamis (23/7/2026).

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kasat Resnarkoba Polresta Pangkalpinang, Kompol Yandri, mengatakan 29 penambang tersebut dikategorikan sebagai korban penyalahgunaan narkotika sehingga diperlukan asesmen sebelum menjalani program rehabilitasi.

“Terhadap 29 orang yang kita amankan ini adalah korban dari penyalahgunaan narkotika. Saat ini kita berkoordinasi dengan BNNP Bangka Belitung untuk melakukan asesmen guna menentukan rehabilitasi,” ujar Yandri, Jumat (24/7/2026).

Ia menegaskan rehabilitasi merupakan bagian dari upaya aparat penegak hukum dalam membantu para penyalahguna agar dapat pulih dari ketergantungan terhadap narkotika.

“Rehabilitasi juga menjadi bagian dari tanggung jawab kita untuk menyembuhkan mereka dari ketergantungan narkotika,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan awal, para penambang mengaku mengonsumsi narkotika dengan alasan untuk menunjang aktivitas saat bekerja di lokasi penambangan.

“Mereka mengaku menggunakan narkotika untuk pekerjaannya, yaitu menambang, sebagai penambah kekuatan,” ucapnya.

Selain mengusulkan rehabilitasi melalui asesmen, Satresnarkoba Polresta Pangkalpinang juga akan meningkatkan pengawasan dengan menggelar tes urine secara berkala di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi penyalahgunaan narkotika.

Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Indra Wijatmiko, menegaskan penyalahgunaan narkoba di kalangan penambang menjadi perhatian serius karena aktivitas penambangan, terutama di laut, memiliki risiko keselamatan kerja yang tinggi.

error: