IMG-20260814-WA0068
BALEHO DIRGAHAYU RI 2026 (4x6)
Bangka Barat

Harga Ayam Potong di Parittiga Tembus Rp50 Ribu per Kilogram

×

Harga Ayam Potong di Parittiga Tembus Rp50 Ribu per Kilogram

Sebarkan artikel ini
Penjual ayam di Parittiga. Foto: Your.
Penjual ayam di Parittiga. Foto: Your.

BANGKA BARAT – Harga ayam potong di Pasar Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir. Kondisi tersebut terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ayam potong yang sebelumnya dijual sekitar Rp38 ribu per kilogram kini mencapai Rp50 ribu per kilogram. Artinya, terjadi kenaikan sekitar Rp12 ribu per kilogram dalam kurun waktu satu bulan.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pedagang ayam di Pasar Parittiga menyebut kenaikan harga mulai terasa sejak sekitar satu bulan terakhir. Salah satu faktor yang dinilai memengaruhi kondisi tersebut adalah pasokan ayam yang masih bergantung dari luar Pulau Bangka.

Meski harga mengalami kenaikan, permintaan masyarakat justru tetap tinggi menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW. Peningkatan pembelian terutama terlihat dari kebutuhan pelaku usaha kuliner yang menggunakan ayam sebagai bahan utama.

Imron, pedagang ayam di Pasar Parittiga, mengatakan kenaikan harga tidak serta-merta membuat permintaan masyarakat menurun. Kebutuhan ayam menjelang perayaan keagamaan masih cukup tinggi, terutama untuk memenuhi kebutuhan usaha kuliner.

Sementara itu, harga daging sapi di Pasar Parittiga masih relatif stabil. Saat ini, daging sapi berada di kisaran Rp145 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram dan belum menunjukkan kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.

Abdul Hadi, pedagang daging sapi, menyebut daya beli masyarakat terhadap daging sapi menjelang Maulid Nabi juga terbilang cukup baik dibandingkan hari-hari biasa.

Kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belanja masyarakat menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, kenaikan harga ayam potong menjadi perhatian pedagang karena berpotensi memengaruhi biaya usaha dan daya beli konsumen.

Para pedagang berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah untuk menjaga kestabilan harga ayam potong di pasaran. Mereka juga mendorong adanya solusi untuk mengurangi ketergantungan pasokan ayam dari luar Pulau Bangka.

Pasokan yang tidak menentu dinilai menjadi salah satu persoalan yang dapat memicu perubahan harga. Pedagang khawatir kenaikan harga yang terus berlangsung pada akhirnya akan menekan daya beli masyarakat.

error: