BANGKA BARAT – TNI Angkatan Laut terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi lokal. Salah satunya dilakukan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bangka Belitung dengan mengembangkan budidaya perikanan di wilayah Pos Pembinaan Potensi Maritim (Pos Binpotmar) Jebus, Kabupaten Bangka Barat.
Komandan Lanal Bangka Belitung, Kolonel Mar Yulindo bersama Ketua Cabang 4 Daerah Kodaeral III Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, melakukan penebaran benih ikan secara simbolis sebagai langkah awal pengembangan kawasan budidaya produktif.
Melalui pengembangan budidaya ikan di Pos Binpotmar Jebus, Lanal Bangka Belitung berharap hasil panen ke depan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga besar prajurit.
Selain memberikan manfaat internal, program tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat maritim di sekitar wilayah Jebus, Bangka Barat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah serta menjadi implementasi Program Ketahanan Pangan Lanal Bangka Belitung.
Danlanal Bangka Belitung Kolonel Mar Yulindo mengatakan, kegiatan budidaya perikanan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam mendukung program pemerintah sekaligus mengoptimalkan potensi yang ada di lingkungan satuan.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap program ketahanan pangan. Kami berharap lahan dan fasilitas yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberikan manfaat, baik bagi keluarga besar prajurit maupun masyarakat di sekitar,” ujar Kolonel Mar Yulindo, Senin (31/8/2026).
Penebaran benih ikan dipusatkan di kawasan Pos Binpotmar Jebus dengan memanfaatkan lahan dan fasilitas yang tersedia untuk dikembangkan menjadi area budidaya perikanan.
Program ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produktivitas lingkungan di sekitar satuan TNI AL, tetapi juga menjadi upaya membangun kemandirian pangan melalui sektor perikanan.
Keterlibatan Ketua dan pengurus Jalasenastri Cabang 4 turut memperkuat dukungan terhadap program tersebut. Peran organisasi istri prajurit TNI AL diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kesadaran mengenai pentingnya ketahanan pangan, termasuk dari lingkungan keluarga.
















