Kondisi ini berpotensi meningkatkan kapasitas angkutan sekaligus mempercepat pergerakan kapal. Penambahan dermaga juga diharapkan dapat mengurangi penumpukan ketika terjadi peningkatan permintaan layanan penyeberangan.
“Port time satu kapal itu sekitar satu sampai dua jam. Dengan adanya Dermaga 2, dalam waktu yang sama kita bisa melayani dua kapal,” kata Eko.
Dengan progres konstruksi yang telah mencapai 62 persen, ASDP kini fokus menjaga ritme pekerjaan sekaligus melakukan percepatan di tengah tantangan cuaca. Penyelesaian lebih awal diharapkan dapat memberikan waktu yang cukup untuk persiapan pengoperasian dan optimalisasi Dermaga II sebelum memasuki periode Nataru.















