BANGKA BARAT – Polisi memastikan kasus pembacokan yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Tanjung Kalian, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, tidak berkaitan dengan isu lain di luar persoalan pribadi antara korban dan terduga pelaku.
Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, peristiwa yang terjadi pada Minggu (18/10/2026) pagi tersebut dipicu kesalahpahaman antara korban dan terduga pelaku.
“Motif dari kejadian atau peristiwa pembacokan itu murni karena kesalahpahaman antara pelaku dan korban. Mereka diduga terlibat ada permasalahan pribadi,” kata IPTU Yos Sudarso, Rabu (21/10/2026).
Menurutnya, polisi masih terus mendalami perkara tersebut untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh. Namun, dari hasil pendalaman awal, tidak ditemukan indikasi bahwa kasus tersebut berkaitan dengan isu lain yang dapat melebar ke persoalan di luar hubungan pribadi kedua pihak.
“Jadi tidak ada isu yang seperti gimana-gimana dan melebar ke mana-mana,” ujarnya.
Sebelumnya, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Bangka Barat mengamankan A alias AK (42), pria asal Toboali yang diduga melakukan pembacokan terhadap AR (33).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.06 WIB. Korban dan terduga pelaku diketahui tiba di sebuah ruko dengan kendaraan berbeda. Terduga pelaku kemudian diduga turun dari mobil sambil membawa dua bilah parang dan menyerang korban.
Korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju jalan raya. Namun, korban terjatuh dan kembali diduga diserang sebelum terduga pelaku meninggalkan lokasi menggunakan mobil.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka robek dan sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dirujuk ke RSUD Sejiran Setason.
Polisi kemudian bergerak setelah menerima informasi masyarakat sekitar pukul 08.50 WIB. Sekitar pukul 10.00 WIB, Tim URC berhasil menemukan dan mengamankan terduga pelaku.
Dalam penanganan perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu bilah parang panjang, pakaian milik terduga pelaku, serta jaket hitam milik korban.















