BANGKA BARAT – Angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Bangka Barat masih menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Sepanjang Januari hingga pertengahan tahun ini, tercatat belasan insiden kecelakaan terjadi dengan korban meninggal dunia maupun luka-luka.
Kasat Lantas Polres Bangka Barat, AKP Ramos Siregar, mengatakan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi sejak Januari hingga saat ini mencapai 17 kejadian.
“Jumlah kecelakaan lalu-lintas di wilayah hukum Polres Bangka Barat ini dari Januari hingga sekarang sebanyak 17 kali kejadian,” ujar AKP Ramos Siregar, Kamis (18/6/2026).
Ia menjelaskan, dari total kejadian tersebut, terdapat enam korban meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 11 orang mengalami luka berat dan 19 orang mengalami luka ringan.
“Yang meninggal dunia itu ada 6 orang kemudian mengalami luka berat 11 orang dan luka ringan 19 orang,” katanya.
Menurut Ramos, pihaknya secara rutin menggelar patroli di lokasi dan waktu yang memiliki tingkat kerawanan kecelakaan cukup tinggi. Salah satu fokus pengawasan berada di jalur penghubung Palembang menuju Bangka yang memiliki mobilitas kendaraan cukup padat.
“Untuk itu kita rutin melakukan patroli di titik-titik dan jam rawan kecelakaan lalu-lintas. Terutama di akses penghubung dari Palembang ke Bangka,” ujarnya.
Selain patroli, Satlantas Polres Bangka Barat juga terus memberikan edukasi melalui sosialisasi kepada masyarakat. Salah satu perhatian utama ditujukan kepada para orang tua agar tidak mengizinkan anak-anak yang belum cukup umur mengendarai sepeda motor.
“Kita juga imbauan dan sosialisasi. Kita minta kepada masyarakat terutama orangtua untuk jangan memberikan anak-anak di bawah umur mengendarai sepeda motor. Karena anak-anak di bawah umur udah beberapa kali (terlibat) kecelakaan lalu-lintas,” tegas Ramos.
















