BANGKA BARAT – Satu unit sepeda motor hangus terbakar di Jalan Raya Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.20 WIB. Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga yang melintas, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Kendaraan yang terbakar diketahui milik Idoy, warga Kampung Jelutung. Meski sepeda motornya mengalami kerusakan berat gegara terbakar, korban berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Insiden bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika Idoy melintas di Jalan Raya Desa Berang menggunakan sepeda motor. Sekitar 20 menit kemudian, muncul percikan api yang diduga berasal dari bagian mesin atau sistem kelistrikan kendaraan.
Menyadari adanya api, korban segera menghentikan kendaraannya di tepi jalan dan berusaha memadamkan kobaran api secara mandiri. Namun, api dengan cepat membesar hingga melahap hampir seluruh bagian sepeda motor.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung memberikan bantuan. Personel Polsek Simpang Teritip bersama perangkat desa juga segera tiba di lokasi untuk membantu proses pemadaman sehingga api tidak merambat ke area sekitar.
Seorang warga setempat, Rani Puspita (28) mengatakan api muncul secara tiba-tiba saat kendaraan masih berada di jalan.
“Api tiba-tiba muncul dari motor. Pemiliknya langsung menepikan kendaraan dan berusaha memadamkan api, tetapi kobarannya sangat cepat membesar. Warga bersama anggota Polsek Simpang Teritip dan perangkat desa langsung membantu memadamkan api. Syukurlah pengendaranya selamat,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kegagalan sistem kelistrikan atau korsleting pada sepeda motor. Petugas juga memastikan tidak ditemukan indikasi unsur kesengajaan maupun tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
“Akibat kejadian ini, satu unit sepeda motor mengalami kerusakan berat hingga hangus terbakar. Meski demikian, situasi di lokasi segera dapat dikendalikan dan arus lalu lintas di Jalan Raya Desa Berang kembali berjalan normal setelah proses penanganan selesai,” katanya.
















