<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratBlogLokal

KONI Tingkatkan Kompetensi Pelatih dan Guru Olahraga di Bangka Barat

×

KONI Tingkatkan Kompetensi Pelatih dan Guru Olahraga di Bangka Barat

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT, SOROTANBANGKA.COM – Koni memberikan pelatihan guru dan pelatih yang ada di Kabupaten Bangka Barat (Babar) mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi sumber daya manusia pelatih cabang olahraga. Kegiatan ini berlangsung 3 hari pada tanggal 7-9 November 2024.

Total ada 90 peserta yang ikut acara di Ruang Batu Rakit Komplek Perkantoran Pemkab Babar itu. Terselenggaranya kegiatan ini tidak lepas dari kerja sama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Babar dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pasalnya, narasumber yang dihadirkan berasal dari UPI Bandung. Ketua KONI Babar, H Muhammad Amin menyebut, kegiatan ini digelar guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi pelatih dan guru olahraga. Dalam melatih berbagai cabang olahraga yang ada di Babar.

“Setelah STKIP Pasundan-Cimahi, KONI Babar saat ini kita sudah menjalin kerja sama dengan UPI Bandung. Untuk UPI Bandung, kerja sama yang baru kita laksanakan berupa pelatihan-pelatihan, contohnya selama tiga hari ini kita latih pelatih dan guru olahraga,” ujarnya.

Selain pelatihan, kerja sama mencakup juga bimbingan kepada organisasi KONI untuk peningkatan prestasi olahraga daerah. Terlebih, pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2026 mendatang KONI Babar menargetkan mempertahankan prestasi yang ada.

“Ke depan kerja sama ini akan berlanjut dengan pemberian beasiswa kepada atlet-atlet kita yang berprestasi. Misal mereka mau kuliah, itu gratis ke UPI. Tapi minimal mereka harus juara di porprov, apalagi PON langsung masuk dan diterima di UPI,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Prestasi KONI Babar Bambang Setiabudi, kerja sama pelatihan dengan UPI Bandung ini tercipta berawal dari hasil evaluasi pasca Porprov Babel 2023 lalu. Memang, Kontingen Babar berhasil meraih juara umum dua.

Dengan meraih 58 medali emas dan 29 perak serta 62 perunggu. Namun hasil itu tidak lepas dari peran pelatih luar daerah pada 14 dari 19 cabor yang diikuti. Meski dalam hal ini, atlet daerah berhasil meraih medali emas dengan persentase sekitar 60 persen.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: