<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

KPU Babar Tetapkan Nomor Urut Pasangan Calon Pilkada 2024

×

KPU Babar Tetapkan Nomor Urut Pasangan Calon Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini

4. Pembangunan Yang Merata, Berkelanjutan dan BERSANDING (Berdasarkan Skala Prioritas Dengan Memperhatikan Seni Budaya dan Tata Lingkungan).

Paslon nomor urut 02 Markus-Yus Derahman dengan Jargon Maknyus.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Markus

Lahir: Pelangas, 21 April 1985

Bupati Bangka Barat, tahun tulai 2018- selesai 2021.
Wakil Bupati Bangka Barat, tahun mulai 2016 sampai tahun 2018.
DPRD Kabupaten Bangka Barat, tahun mulai 2009 sampai 2014.

Yus Derahman
Lanir: Tempilang, 3 Oktober 1958

DPRD Provinsi Bangka Belitung, tahun mulai 2019- selesai 2024.
DPRD Provinsi Bangka Belitung, tahun mulai 2014-selesai 2019.
DPRD Kabupaten Bangka Barat, tahun mulai 2009-selesai 2014.
DPRD Kabupaten Bangka Barat, tahun mulai 2004 – selesai 2009.

Partai pengusul: PDI Perjuangan.

VISI: Bangka Barat Bermartabat (Berkeadilan, Makmur, Tangguh, dan Bersahabat)

MISI:

1. Mempercepat Pembangunan Infrastruktur dan Pariwisata Melalui Perbaikan Jalan, Pengembangan Rumah Sakit, Lembaga Pendidikan, Terminal, Pengembangan Pariwisata Sejarah serta Kelautan, Maupun Penataan Daerah.

2. Meningkatkan Investasi dan Ekonomi Kreatif/UMKM Guna Menciptakan Lapangan pekerjaan serta Kesejahteraan Masyarakat.

3. Mewujudkan Sumber Daya Manusia Cerdas, Berkualitas, Kreatif dan Berdaya Saing Tinggi.

4. Melahirkan Masyarakat Religius, Sehat, Bahagia, Berbudaya, Produktif, dan Peduli Terhadap Lingkungan.

5. Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik, Transparan, Akuntabel dengan
Kepemimpinan yang Kolaboratif dan Inovatif.

Paslon nomor urut 03, Mansah- Dwi Aryani dengan jargon Mandiri.

Mansah
Lahir: Mancung, 9 Januari 1979

DPRD Provinsi Bangka Belitung, tahun mulai 2020-sampai selesai 2024
DPRD Provinsi Bangka Belitung, tahun mulai 2014 sampai selesai 2019
Manager GAMMA Band, tahun mulai 2006 hingga 2011.

Dwi Aryani.
Lahir: Jakarta, 18 Januari 1970

DPRD Provinsi Bangka Belitung, tahun mulai 2009 – selesai 2011
Notaris dan PPAT, tahun mulai 2008 sampai sekarang.

Partai pengusung: Golkar, PPP, PKB dan Demokrat.

Visi: Terwujudnya Kabupaten Bangka Barat mandiri aman sejahtera dan harmonis.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: