<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Tabrakan Mobil Pikap dan Motor di Babar, 1 Pengendara Dilarikan ke Rumah Sakit

×

Tabrakan Mobil Pikap dan Motor di Babar, 1 Pengendara Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bangka Barat menangani laporan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Bakit, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Minggu (3/10/2025) malam sekira pukul 19.35 WIB.

Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Yamaha Mio Soul warna hitam dan mobil Mitsubishi L300 Pick Up warna hitam, kecelakaan itu mengakibatkan satu orang mengalami luka di bagian kepala dan dirujuk ke rumah sakit.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pengendara sepeda motor diketahui bernama Kusrin (44), seorang buruh harian lepas asal Desa Telak, Kecamatan Parit Tiga. Ia mengalami cedera di bagian kepala dan saat ini tengah menjalani perawatan di RS KIM Pangkalpinang.

Sementara itu, pengemudi mobil Mitsubishi L300, Hartopo (43), warga Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.

Kronologis Kejadian
Berdasarkan keterangan pengemudi mobil, saat itu kendaraan Mitsubishi L300 yang dikendarainya melintas dari arah Bakit menuju Parit Tiga. Di waktu bersamaan, sepeda motor Yamaha Mio Soul yang dikendarai oleh Kusrin datang dari arah Dusun Parit 4 menuju Desa Telak dengan kecepatan cukup tinggi.

Saat hendak menyeberang ke jalur utama Jalan Raya Bakit, sepeda motor tersebut diduga tidak memperhatikan arus kendaraan yang datang dari arah berlawanan hingga menabrak bagian velg roda belakang sebelah kiri mobil Mitsubishi L300.

Akibat benturan itu, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan.

Barang Bukti yang Diamankan
Petugas Sat Lantas Polres Bangka Barat

Keterangan Resmi Polisi
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K. melalui PS. Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan melakukan penanganan terhadap kejadian tersebut.

“Kecelakaan ini terjadi di kawasan pemukiman Jalan Raya Bakit, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parit Tiga. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, diduga pengendara sepeda motor kurang hati-hati saat hendak menyeberang sehingga terjadi tabrakan samping kiri depan,” jelas Iptu Yos Sudarso.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: