Ia pun mencontohkan pengalaman pribadinya dalam pemilu legislatif. Menurut Deni, tidak ada jaminan bahwa seluruh pemilih yang memberikan suara kepadanya memiliki pilihan politik yang sama dalam pemilihan kepala daerah.
“Perolehan suara saya 91 ribu. Apakah 91 ribu orang itu semuanya sepakat memilih satu orang tertentu? Itu tidak bisa saya jamin,” katanya.
Meski demikian, Deni menyampaikan bahwa PDI Perjuangan tetap menghormati dinamika politik yang berkembang. Namun, ia menegaskan komitmen partainya untuk menjaga salah satu amanat reformasi, yakni pemilihan langsung kepala daerah oleh rakyat.
Ia menambahkan, partainya siap menerima keputusan politik apa pun yang dihasilkan melalui mekanisme konstitusional. Namun, Deni menekankan bahwa sikap PDI Perjuangan sudah jelas dan terbuka di hadapan publik, yakni mempertahankan pilkada langsung sebagai wujud kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin daerah.
Sumber: DPD PDIP Jawa Tengah













