<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka Barat

Satpolairud Babar Cari Mayat yang Hilang di Perairan Mentok

×

Satpolairud Babar Cari Mayat yang Hilang di Perairan Mentok

Sebarkan artikel ini
Kapal patroli Satpolairud Polres Babar mencari mayat yang hilang kembali. Foto: Rizki Ramadhani.
Kapal patroli Satpolairud Polres Babar mencari mayat yang hilang kembali. Foto: Rizki Ramadhani.

BANGKA BARAT – Polres Bangka Barat terus melanjutkan upaya pencarian terhadap jasad yang dilaporkan mengapung di perairan Tembelok, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Bangka Barat kembali melakukan penyisiran di sejumlah titik perairan yang diduga menjadi jalur hanyutnya jasad akibat arus laut.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sebelumnya, sesosok mayat dilaporkan ditemukan mengapung oleh seorang nelayan pada Senin (9/2/2026) siang. Nelayan tersebut melihat jasad dalam posisi terlentang di tengah laut. Namun saat kembali ke lokasi usai melaporkan kejadian itu, jasad sudah tidak terlihat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Bangka Barat langsung bergerak cepat melakukan pengecekan serta pencarian menggunakan kapal patroli.

Pada hari ketiga pencarian, tim melakukan penyisiran di sejumlah lokasi, yakni perairan Tembelok, Keranggan, Teluk Inggris, laut Tanjung, Karang Ular, Karang Aji, hingga mengarah ke tengah laut perairan Selat Bangka.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso menegaskan bahwa upaya pencarian masih terus dilakukan secara maksimal.

“Memasuki hari ketiga, personel Polairud bersama unsur terkait terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur terbawanya jasad oleh arus. Kami berkomitmen untuk terus melakukan pencarian hingga korban ditemukan,” ujar Yos, Rabu.

Ia menjelaskan, kondisi arus laut yang cukup kuat di sekitar perairan Tembelok menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian.

“Arus di perairan tersebut cukup kencang sehingga sangat memungkinkan jasad terbawa hingga radius yang lebih jauh. Karena itu, area pencarian kami perluas sampai ke beberapa titik perairan lainnya, termasuk ke arah Selat Bangka,” katanya.

Hingga Rabu sore, hasil pencarian masih belum membuahkan hasil dan jasad yang dilaporkan hilang belum ditemukan.

Selain melakukan penyisiran, Polres Bangka Barat juga memberikan imbauan kepada para nelayan dan pengguna jalur laut agar segera melapor apabila menemukan atau melihat tanda-tanda keberadaan jasad tersebut.

error: