Gong Xi Fa Chai
Bangka

Dua Perahu Karet Diturunkan Cari Nelayan Hilang di Perairan Karang Kering

×

Dua Perahu Karet Diturunkan Cari Nelayan Hilang di Perairan Karang Kering

Sebarkan artikel ini

BANGKA – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang di perairan Karang Kering, Sungailiat, Kabupaten Bangka, terus berlanjut hingga hari ketiga, Jumat (17/4/2026). Tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur kembali dikerahkan untuk menyisir area laut, dengan harapan korban segera ditemukan.

Operasi pencarian ini semakin diperluas dengan melibatkan nelayan setempat yang turut membantu proses penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Selain menggunakan armada resmi, partisipasi nelayan diharapkan dapat mempercepat proses pencarian mengingat mereka lebih mengenal kondisi perairan setempat.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Diketahui, korban bernama Parjiman (55), warga Gang Enggano 1, Air Ruay, Sungailiat, dilaporkan hilang setelah tidak kembali dari aktivitas melaut sejak Selasa (14/4/2026) pagi. Biasanya, korban sudah kembali ke darat keesokan harinya, namun hingga kini belum ada kabar.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang menerima laporan dari pihak keluarga pada Rabu malam pukul 20.23 WIB. Berdasarkan informasi, korban berangkat menggunakan kapal nelayan berwarna cokelat putih dengan lis kuning biru sekitar pukul 06.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kansar Pangkalpinang langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 20.40 WIB, dengan titik koordinat perkiraan berada di 1°48’45.36″S 106°10’19.26″E atau sekitar 4 nautical mile dari Dermaga Nelayan II Sungailiat.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, BPBD Bangka, Ditpolairud Polda Babel, Satpolairud Polres Bangka, Laskar Sekaban, serta keluarga korban.

Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel, menjelaskan bahwa pada malam pertama pencarian, tim sempat menerima informasi penting dari pihak keluarga.

“Semalam juga saat tiba di Muara Jelitik, kita menerima info dari keluarga korban bahwa kapal korban berhasil ditemukan oleh nelayan yang tidak sengaja melintas di sekitaran LKP, namun korban tidak ditemukan di atas kapalnya. Kemudian pencarian dihentikan dan dilanjutkan pada pagi hari mengingat cuaca dan pencahayaan yang kurang,” jelasnya.

error: