HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

8 PIP Ditarik dari Tembelok-Keranggan, Polisi Tetapkan 2 Tersangka Baru

×

8 PIP Ditarik dari Tembelok-Keranggan, Polisi Tetapkan 2 Tersangka Baru

Sebarkan artikel ini
Dua tersangka kasus tambang Tembelok-Keranggan diamankan. Foto: Istimewa.
Dua tersangka kasus tambang Tembelok-Keranggan diamankan. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Upaya pemberantasan aktivitas tambang timah ilegal di wilayah perairan Kabupaten Bangka Barat terus dilakukan. Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bangka Barat kembali melakukan operasi penertiban terhadap tambang ilegal yang menggunakan Ponton Isap Produksi (PIP) jenis selam di perairan Keranggan dan Tembelok, Kecamatan Mentok.

Dari kegiatan yang digelar pada Kamis (2/7/2026) lalu, petugas mengamankan 8 unit Ponton Isap Produksi (PIP) jenis selam yang masih beroperasi di lokasi penambangan ilegal. Selain itu, sebanyak 24 orang pekerja yang berada di lokasi turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kasat Polairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono, mengatakan dalam penanganan kasus tersebut dilakukan bersama Unit Tipidter Satreskrim Polres Bangka Barat.

“Perlu kita jelaskan ada 8 PIP yang diamankan. Saat dilakukan razia 2 PIP pekerjanya melarikan diri. Sedangkan untuk penanganan kasus ini dibagi dengan Unit Tipidter Satreskrim. 3 ditangani oleh kami dan 3 lagi oleh Unit Tipidter,” katanya, Senin (6/7/2026).

Yudi Lasmono menambahkan, pihaknya telah menetapkan dua orang tersangka yakni atas nama Ryan dan Iwan.

“Dari hasil pemeriksaan, kami tetapkan dua tersangka atas nama Ryan sebagai pemilik ponton. Sedangkan Iwan juga pemilik 2 ponton sekaligus koordinator dari 8 PIP yang kami amankan. Iwan memberikan tarif sebesar Rp. 500 ribu per unit untuk bekerja,” ujarnya,

Sebelumnya, pada Jumat kemarin satu orang berinisial SB telah ditetapkan tersangka oleh Unit Tipidter Satreskrim Polres Bangka Barat.

“Kami juga telah mengirimkan SPDP ke pihak Kejaksaan Negeri Bangka Barat. Berikutnya tinggal tahap 1 atau koordinasi lebih lanjut apakah ponton akan dibongkar atau seperti apa,” katanya.

error: