“Akurasi data menjadi kunci agar bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Oleh karena itu, saya berharap PSM dan TKSK dapat terus berperan aktif dalam proses verifikasi, validasi, serta penyampaian informasi kepada masyarakat secara objektif, transparan, dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Selain itu, para camat diminta memperkuat koordinasi dengan Dinas Sosial, pilar-pilar sosial, serta pemerintah desa dan kelurahan. Langkah tersebut diperlukan agar persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara terpadu.
“Saya juga mengajak para camat untuk terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Sosial, pilar-pilar sosial dan pemerintah desa/kelurahan agar setiap permasalahan sosial dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu. Kolaborasi yang baik akan menghasilkan pelayanan sosial yang semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” katanya.
Markus berharap rapat koordinasi Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bangka Barat tidak berhenti pada penyampaian informasi. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk membahas persoalan yang ditemukan di lapangan, bertukar pengalaman, serta mencari solusi bersama.
















