IMG_20260905_155648
Bangka Barat

Polisi Tertibkan Tambang di Tembelok-Keranggan

×

Polisi Tertibkan Tambang di Tembelok-Keranggan

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Aktivitas penambangan ilegal di perairan Tembelok-Keranggan, Kecamatan Mentok, Bangka Barat, kembali menjadi perhatian aparat kepolisian. Polres Bangka Barat bersama Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan penertiban untuk memastikan kawasan tersebut tidak kembali digunakan sebagai lokasi penambangan.

Penertiban dilakukan pada Selasa (22/9/2026) mulai sekitar pukul 13.00 WIB. Petugas menyisir kawasan perairan yang sebelumnya diketahui menjadi lokasi aktivitas ponton tambang jenis selam dan user-user.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam patroli tersebut, polisi tidak mendapati adanya kegiatan penambangan yang sedang berlangsung. Namun, petugas menemukan sekitar 140 ponton masih berada di perairan Tembelok dan Keranggan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 100 ponton merupakan ponton jenis selam, sedangkan 40 lainnya merupakan ponton user-user.

Kondisi arus laut yang cukup deras diduga menjadi salah satu alasan aktivitas penyelaman tidak berlangsung ketika petugas berada di lokasi.

Meski tidak menemukan kegiatan penambangan secara langsung, personel tetap memberikan imbauan kepada para ojek serta pekerja yang tengah melakukan perbaikan ponton.

Mereka diminta tidak kembali menggunakan ponton tersebut untuk melakukan aktivitas penambangan ilegal di perairan Tembelok dan Keranggan.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat IPTU Yos Sudarso mengatakan, penertiban tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan sekaligus mencegah kerusakan ekosistem laut.

“Personel terus melakukan pemantauan dan memberikan imbauan agar tidak melakukan aktivitas penambangan di kawasan tersebut. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga ekosistem laut dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas penambangan,” kata Yos.

Menurut Yos, keberadaan puluhan hingga ratusan ponton yang masih terparkir di kawasan perairan tersebut menjadi perhatian aparat. Karena itu, pemantauan akan terus dilakukan untuk mencegah ponton kembali digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal.

error: