BANGKA BARAT – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet muda Kabupaten Bangka Barat dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Bangka Belitung 2026. Kali ini, medali perunggu datang dari cabang olahraga balap sepeda melalui penampilan Kanaya Safitri yang sukses menempati posisi ketiga nomor Road – Criterium Putri.
Siswi kelas XI SMKN 1 Mentok tersebut berhasil naik podium setelah mengumpulkan 8 poin dalam perlombaan yang berlangsung di Bhayapark Polda Babel, Minggu (8/11/2026) pagi.
Berdasarkan hasil pertandingan resmi (Communique No. 9), Kanaya yang menggunakan nomor punggung 026 mampu bersaing dengan sejumlah pebalap putri dari berbagai daerah. Ia menuntaskan perlombaan di posisi ketiga sekaligus memastikan tambahan medali bagi kontingen Bangka Barat.
Persaingan perebutan podium berlangsung ketat. Medali emas diraih Ezza Gustiyani dari ICF Bangka X Ops dengan 25 poin, sedangkan medali perak menjadi milik Ezzy Gustiyani dari klub yang sama dengan raihan 15 poin.
Perlombaan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu diikuti 10 peserta. Namun, hanya enam pebalap yang tercatat berhasil menyelesaikan pertandingan hingga garis finis.
Ketua ICF Bangka Barat, Yuliman, melalui Manajer Tim Balap Sepeda ICF Bangka Barat, Yozi Febriza, menyampaikan rasa bangga atas perjuangan Kanaya yang mampu mempersembahkan medali bagi daerah.
“Kami sangat bangga dengan perjuangan luar biasa dari Kanaya Safitri. Meskipun persaingan di nomor Criterium Putri ini sangat ketat, ia mampu membuktikan kualitasnya dan menyumbangkan medali perunggu untuk Bangka Barat,” ujar Yozi Febriza.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi penyemangat bagi atlet balap sepeda Bangka Barat lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi lebih tinggi.
“Hasil ini menjadi motivasi besar bagi seluruh tim, dan kami optimis pebalap-pebalap muda kita akan terus berkembang serta mengukir prestasi yang lebih tinggi di ajang-ajang berikutnya,” tambah Yozi Febriza.
Keberhasilan Kanaya tidak hanya menambah koleksi medali Kabupaten Bangka Barat di Porprov VII Babel 2026, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi SMKN 1 Mentok. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pelajar daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat provinsi melalui pembinaan olahraga yang berkelanjutan.















