<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Markus: Kini Giliran Kita Menjaga Api Perjuangan Para Pahlawan

×

Markus: Kini Giliran Kita Menjaga Api Perjuangan Para Pahlawan

Sebarkan artikel ini
Upacara Hari Pahlawan. Foto: Istimewa
Upacara Hari Pahlawan. Foto: Istimewa

BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat melaksanakan upacara bendera peringatan Hari Pahlawan tahun 2024 di Lapangan Atletik Pemkab Bangka Barat, Senin (10/11/2025).

Bupati Bangka Barat, Markus, bertindak sebagai inspektur upacara (irup). Sedangkan komandan upacara diamanahkan kepada Pasiter Kodim 0431/Bangka Barat, Lettu Inf Heru Susyadi.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ratusan peserta hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bangka Barat, personel TNI dan Polri, pelajar, hingga perwakilan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Dalam amanatnya, Markus mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum Hari Pahlawan sebagai pengingat sekaligus refleksi untuk meneladani nilai perjuangan para pejuang kemerdekaan.

Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia hari ini bukan hadiah, melainkan hasil pengorbanan dan perjuangan yang lahir dari keberanian, kejujuran, kesabaran serta keikhlasan.

“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan ditempa oleh waktu, oleh pengorbanan, oleh kebersamaan,” katanya.

Ia menjelaskan ada tiga teladan besar dari para pahlawan bangsa yang perlu terus diwarisi generasi saat ini, yaitu kesabaran dalam berjuang dan menempuh proses, mendahulukan kepentingan bangsa di atas pribadi, serta pandangan jauh ke depan untuk generasi mendatang.

Markus juga menegaskan bahwa bentuk perjuangan era hari ini tidak lagi dengan bambu runcing, namun melalui ilmu pengetahuan, pengabdian, empati, dan kerja nyata untuk kemajuan negeri.

“Semangat itu hari ini diwujudkan dalam berbagai gerak pembangunan, termasuk Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, untuk memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, dan membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas dan berdaya,” ujarnya.

Di akhir amanat, Bupati Bangka Barat mengajak seluruh peserta dan masyarakat agar menjaga api perjuangan para pahlawan dengan bekerja lebih sungguh-sungguh dan memberikan manfaat nyata bagi sesama.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: