HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

SE2026: Akurasi Data Ekonomi untuk Perkuat Kebijakan Daerah

×

SE2026: Akurasi Data Ekonomi untuk Perkuat Kebijakan Daerah

Sebarkan artikel ini
Sensus Ekonomi 2026. Foto: Istimewa.
Sensus Ekonomi 2026. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mulai mempersiapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai langkah strategis untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah.

Kegiatan pendataan yang digelar setiap sepuluh tahun sekali tersebut diharapkan mampu menjadi pijakan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Kantor Bupati Bangka Barat, Senin (15/6/2026).

Kegiatan itu menjadi simbol dimulainya kesiapan petugas lapangan sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Badan Pusat Statistik (BPS), serta seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan agenda statistik nasional.

Bupati Bangka Barat Markus menegaskan bahwa data yang valid dan terpercaya memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah di tengah berbagai tantangan ekonomi yang terus berkembang.

“Data yang akurat menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Pemerintah membutuhkan gambaran yang jelas mengenai kondisi ekonomi masyarakat agar program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan dan mampu memberikan dampak nyata,” kata Markus.

Menurut Markus, Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pendataan, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk memetakan potensi ekonomi daerah, perkembangan dunia usaha, hingga kondisi riil pelaku ekonomi di masyarakat.

Ia menjelaskan, hasil sensus nantinya akan menjadi referensi strategis dalam penyusunan berbagai program prioritas pemerintah daerah, termasuk penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Markus juga menekankan bahwa data merupakan fondasi utama dalam proses perencanaan pembangunan. Karena itu, pemerintah membutuhkan data yang akurat, mutakhir, dan terpercaya agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

error: