BANGKA BARAT – Pecinta kuliner dimanjakan dalam Mentok Food Festival, ajang yang telah menghadirkan beragam makanan khas, jajanan tempo dulu, hingga produk unggulan UMKM Bangka Belitung.
Festival ini digadang-gadang menjadi salah satu magnet baru yang tidak hanya memanjakan lidah pengunjung, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Mengusung konsep pasar rakyat, Mentok Food Festival telah menyatukan kekayaan cita rasa lokal dengan hiburan yang dapat dinikmati seluruh kalangan. Puluhan pelaku usaha kuliner dan UMKM akan ambil bagian untuk memperkenalkan produk terbaik mereka kepada masyarakat dan wisatawan.
Bupati Bangka Barat, Markus, menilai Mentok Food Festival bukan sekadar perayaan kuliner, tetapi menjadi langkah nyata untuk memperkuat identitas daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Mentok Food Festival menjadi ajang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner dan potensi lokal Bangka Barat kepada masyarakat maupun wisatawan. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk hadir, mendukung UMKM, dan bersama-sama membangkitkan perekonomian daerah melalui kegiatan ini,” kata Markus.
Menurut Markus, kekayaan kuliner dan kreativitas pelaku UMKM merupakan aset yang harus terus dipromosikan. Ia berharap Mentok Food Festival mampu menarik lebih banyak wisatawan, memperluas pasar bagi produk lokal, serta menjadi agenda unggulan yang dinantikan setiap tahun di Bangka Barat.
“Ini menjadi ruang promosi yang efektif bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal. Ramainya kunjungan masyarakat juga diproyeksikan memberikan efek berganda terhadap sektor ekonomi lainnya,” katanya.
Diketahui, Mentok Food Festival telah berlangsung sejak 18 Juni 2026 dan berakhir pada Minggu malam ini.
















