HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

Mobil Damkar Senilai Rp 1,8 Miliar Terbakar, Markus: Bakal Ada Sanksi

×

Mobil Damkar Senilai Rp 1,8 Miliar Terbakar, Markus: Bakal Ada Sanksi

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Kebakaran yang menghanguskan satu-satunya mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mengundang perhatian serius pemerintah daerah. Insiden yang terjadi di garasi Kantor Satpol PP dan Damkar Bangka Barat, Minggu (12/7/2026) pagi, kini telah dilaporkan ke Polres Bangka Barat untuk dilakukan penyelidikan.

Bupati Bangka Barat, Markus, turun langsung meninjau lokasi kejadian. Selain meminta aparat kepolisian mengungkap penyebab pasti kebakaran, ia juga menyoroti dugaan adanya kelalaian petugas yang berjaga saat peristiwa tersebut terjadi.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut Markus, penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh agar penyebab kebakaran kendaraan operasional yang dibeli pada 2014 dengan nilai sekitar Rp1,8 miliar itu dapat diketahui secara pasti.

“Akan ada sanksi Kepegawaian, jika memang itu kesalahan fatal akan ada pemecatan nanti,” katanya.

Markus menegaskan, pemerintah daerah tidak akan mentoleransi jika hasil penyelidikan membuktikan adanya unsur kelalaian dari petugas yang bertanggung jawab menjaga aset tersebut.

“Ada kelalaian dari petugas penjaga di sini ya. Kami nanti kami akan melaporkan ini ke Polres Bangka Barat,” tambah Markus.

Peristiwa kebakaran diketahui terjadi pada Minggu pagi bertepatan dengan pergantian shift petugas jaga di Kantor Satpol PP dan Damkar Bangka Barat. Api menghanguskan kendaraan pemadam kebakaran yang selama ini menjadi armada utama dalam penanganan kebakaran di wilayah tersebut.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran. Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menyatakan akan menunggu hasil penyelidikan resmi sebagai dasar untuk menentukan langkah lanjutan, baik terkait penegakan disiplin terhadap petugas maupun upaya pemulihan layanan pemadam kebakaran di daerah tersebut.

error: