HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Belitung

BNN Ungkap Pelabuhan Kecil di Babel Rawan Jalur Penyelundupan Narkoba 

×

BNN Ungkap Pelabuhan Kecil di Babel Rawan Jalur Penyelundupan Narkoba 

Sebarkan artikel ini
Polres Babar dapat penghargaan dari BNNP Babel. Foto: Istimewa.
Polres Babar dapat penghargaan dari BNNP Babel. Foto: Istimewa.

PANGKALPINANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas penyelundupan narkotika melalui jalur laut. Pelabuhan dan dermaga-dermaga kecil di wilayah Bangka Belitung dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi karena kerap dimanfaatkan jaringan narkoba lintas daerah untuk memasukkan barang haram ke wilayah kepulauan.

Kondisi geografis yang didominasi perairan serta banyaknya akses penyeberangan menggunakan kapal cepat menjadi tantangan tersendiri bagi aparat dalam menekan peredaran narkotika. Jalur-jalur tersebut disebut memiliki potensi besar dimanfaatkan sindikat untuk mengirim narkoba dari Pulau Sumatera menuju Bangka Belitung.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kepala BNN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Kristianto, mengatakan pelabuhan dan dermaga kecil menjadi titik yang harus mendapat perhatian serius dalam upaya pencegahan penyelundupan narkoba.

“Jalur laut dan pelabuhan kecil ini sangat rawan penyelundupan narkoba dari Pulau Sumatera,” kata Eko.

Ia menjelaskan salah satu jalur yang perlu mendapat pengawasan lebih ketat adalah lintasan Dermaga Sukadamai atau Mazuki di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, menuju Dermaga Sungai Pedada di Kecamatan Tulung Selapan, Sumatera Selatan.

Menurut Eko, jalur tersebut setiap hari digunakan masyarakat yang memanfaatkan layanan speedboat sebagai sarana transportasi. Namun di balik tingginya mobilitas penumpang, moda transportasi itu juga diduga dimanfaatkan jaringan peredaran narkoba untuk memasok barang haram ke Bangka Belitung.

Dugaan tersebut, lanjutnya, diperkuat dengan keberhasilan aparat mengungkap jaringan peredaran narkoba yang melibatkan jalur Tulung Selapan–Toboali beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan kawasan Tanjung Ketapang, Kelurahan Sukadamai, Kabupaten Bangka Selatan, termasuk wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena keberadaan dermaga kecil yang lokasinya berdekatan dengan pelabuhan di Sumatera Selatan.

Eko menyebut masyarakat memilih menggunakan Dermaga Sukadamai karena perjalanan menuju Sumatera Selatan relatif singkat, hanya membutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam.

error: