PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Johan Vigario, resmi mengemban amanah sebagai Ketua Gerakan Muda Keadilan (GEMA KEADILAN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pelantikan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GEMA KEADILAN di Hotel Swiss-Belhotel Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Penunjukan Johan Vigario sebagai nahkoda GEMA KEADILAN Babel diharapkan menjadi energi baru bagi penguatan organisasi kepemudaan di Bangka Belitung. Kepemimpinan baru ini juga membawa harapan lahirnya lebih banyak generasi muda yang aktif, inovatif, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Pelantikan tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi nasional GEMA KEADILAN yang bertujuan memperkuat struktur organisasi di berbagai provinsi di Indonesia sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi tantangan pembangunan nasional.
Usai dilantik, Johan Vigario menegaskan bahwa GEMA KEADILAN harus menjadi organisasi yang mampu mencetak pemuda berkarakter, memiliki kepedulian sosial, serta berperan aktif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
“Pemuda harus menjadi pelopor perubahan yang menghadirkan solusi bagi masyarakat. GEMA KEADILAN BABEL akan menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda untuk berkarya, mengabdi, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Bangka Belitung,” ujar Johan.
Selain dipercaya memimpin GEMA KEADILAN Babel, Johan juga menjabat sebagai Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kiprahnya di berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan dinilai menjadi bekal penting untuk membangun organisasi yang progresif, inklusif, serta mampu menjawab kebutuhan dan aspirasi anak muda.
Johan merupakan putra asli Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat. Latar belakang tersebut menjadi motivasinya untuk terus mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki integritas, kapasitas, serta semangat pengabdian dalam membangun Bangka Belitung.
Di bawah kepemimpinannya, GEMA KEADILAN Babel diarahkan untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, serta berbagai elemen masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan melahirkan program-program yang fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan pemuda, hingga mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
















