PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mendesak tiga anggota DPR RI asal dapil Babel lebih serius memperjuangkan pencairan Dana Bagi Hasil (DBH) royalti timah yang hingga kini belum mendapatkan kepastian.
Wakil Ketua IV DPRD Babel, Edi Nasapta, berharap para wakil rakyat di Senayan proaktif mengawal persoalan tersebut, termasuk mengecek langsung perkembangannya melalui Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.
“Kita sangat berharap proaktif dari 3 wakil Babel di DPR RI itu, jangan justru seperti tidak ada beban,” kata Edi Nasapta.
Ia mengingatkan, keterlambatan pencairan DBH royalti timah hingga memasuki tahun ketiga dapat memberikan dampak serius terhadap kondisi keuangan daerah.
Edi juga meminta pemerintah daerah tidak hanya menunggu perjuangan dari DPR RI. Dinas-dinas terkait hingga pemerintah kabupaten/kota dinilai perlu ikut mengawal proses tersebut.
“Dinas-dinas juga harus proaktif, termasuk kabupaten/kota untuk ikut mengawal secara prosedural administratif maupun aspiratifnya,” ujarnya.
Selain DBH royalti timah, DPRD Babel turut mendorong penyelesaian sejumlah persoalan strategis di daerah, seperti kehutanan, perkebunan kelapa sawit, HGU, pertambangan logam, serta penataan IUP PT Timah.
Menurut Edi, sinergi antara pemerintah daerah dan wakil rakyat di tingkat pusat menjadi penting agar berbagai kepentingan Bangka Belitung dapat dikawal dan memperoleh kepastian dari pemerintah pusat.















