IMG-20260814-WA0068
BALEHO DIRGAHAYU RI 2026 (4x6)
Bangka Belitung

Termasuk Babel, BMKG Sebut 10 Wilayah Diprediksi Alami Puncak Kemarau September 2026

×

Termasuk Babel, BMKG Sebut 10 Wilayah Diprediksi Alami Puncak Kemarau September 2026

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Masyarakat di Kepulauan Bangka Belitung perlu meningkatkan kewaspadaan menghadapi kondisi cuaca kering dalam beberapa pekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Bangka Belitung menjadi salah satu wilayah yang memasuki puncak musim kemarau pada September 2026.

Prediksi tersebut menjadi perhatian karena musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih kering dan lebih panjang dibandingkan kondisi normal di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, keterbatasan air, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Berdasarkan pemutakhiran prediksi musim kemarau 2026 yang dikutip dari laman BMKG dan Kompas.com, sebanyak 169 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 25,41 persen dari luas daratan Indonesia diperkirakan mencapai puncak kemarau pada September 2026.

Selain Kepulauan Bangka Belitung, wilayah yang diprediksi memasuki puncak kemarau pada September mencakup sebagian besar Sumatera Selatan, Lampung, sebagian wilayah Jawa, sebagian besar Nusa Tenggara Timur, Kalimantan bagian selatan, sebagian besar Sulawesi, sebagian besar Maluku Utara, sebagian wilayah Maluku, serta bagian tengah Papua Pegunungan.

Kondisi kering tersebut sejalan dengan prakiraan curah hujan BMKG. Pada Dasarian III Agustus 2026, sekitar 86,62 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah, yakni 0-50 milimeter per dasarian.

Sementara itu, sekitar 13,38 persen wilayah lainnya diperkirakan mengalami curah hujan kategori menengah dengan kisaran 50-150 milimeter per dasarian.

Puncak Kemarau 2026 Didominasi Agustus dan September

BMKG mencatat sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mengalami puncak musim kemarau pada Juli, Agustus, dan September 2026.

Pada Juli 2026, sebanyak 83 ZOM atau sekitar 12,26 persen luas daratan Indonesia diprediksi mencapai puncak kemarau. Angka tersebut meningkat pada Agustus, dengan 369 ZOM atau 48,84 persen luas daratan Indonesia diperkirakan berada pada periode puncak kemarau.

error: