PANGKALPINANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Nasapta, untuk menyoroti arah pembangunan ekonomi dan pengelolaan sumber daya alam di daerah.
Menurut Edi, kemerdekaan yang telah berlangsung selama 81 tahun harus memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat. Tidak hanya dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga melalui pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, serta kebijakan fiskal yang mampu memberikan manfaat lebih besar kepada daerah penghasil sumber daya alam.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Saya mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Bangka Belitung. Semoga semangat kemerdekaan terus menguatkan persatuan, kemandirian, dan perjuangan kita dalam mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan,” ujar Edi Nasapta.
Ia menyebut momentum HUT ke-81 RI juga perlu dijadikan bahan evaluasi mengenai sejauh mana kekayaan alam yang dimiliki Indonesia mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat, terutama masyarakat yang berada di wilayah penghasil.
Ekonomi Babel Tumbuh Positif
Edi menyambut positif perkembangan perekonomian Bangka Belitung yang mulai menunjukkan tren pertumbuhan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, ekonomi Babel pada triwulan II 2026 tumbuh 4,01 persen secara tahunan atau year-on-year.
Sementara jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Babel tercatat sebesar 5,02 persen secara quarter-to-quarter.
“Pertumbuhan ekonomi yang mulai membaik ini patut kita syukuri dan hargai. Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras masyarakat bersama pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah provinsi, serta pemerintah pusat,” katanya.
Meski demikian, Edi mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak semestinya hanya dilihat berdasarkan indikator statistik. Menurutnya, peningkatan pertumbuhan harus diikuti dengan naiknya pendapatan masyarakat, bertambahnya lapangan pekerjaan, berkurangnya angka kemiskinan, perbaikan lingkungan, serta penguatan kemampuan fiskal daerah.
















