IMG_20260905_155648
Nasional

Bea Cukai Kepri Ungkap Penyelundupan 12 Ton Timah, 7 ABK Diamankan

×

Bea Cukai Kepri Ungkap Penyelundupan 12 Ton Timah, 7 ABK Diamankan

Sebarkan artikel ini

NATUNA – Upaya penyelundupan pasir timah melalui jalur laut kembali terungkap. Petugas Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau mengamankan sebuah kapal cepat atau High Speed Craft (HSC) yang membawa sekitar 12 ton pasir timah di perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Penindakan tersebut dilakukan pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Dalam operasi itu, petugas turut mengamankan tujuh orang anak buah kapal (ABK) yang berada di atas kapal cepat tersebut.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Informasi awal mengenai dugaan penyelundupan pasir timah diterima oleh jajaran intelijen Bea Cukai sehari sebelum penindakan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Bea Cukai Khusus Kepri mengerahkan tiga unit kapal untuk melakukan patroli di wilayah perairan Natuna.

Saat patroli berlangsung, petugas mendapati sebuah kapal cepat HSC melintas di perairan Natuna. Kapal tersebut kemudian diperiksa dan ditemukan muatan pasir timah dengan total berat sekitar 12 ton.

Dari pemeriksaan awal, muatan tersebut diduga akan dibawa menuju Malaysia. Dugaan tujuan pengiriman itu juga diperoleh saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap para ABK.

Dalam pemeriksaan, salah seorang ABK mengaku berasal dari Dabo, Singkep. Sementara seorang ABK lainnya menyebut dirinya berasal dari Bangka.

Petugas kemudian menanyakan tujuan perjalanan kapal tersebut. ABK tersebut menjawab bahwa kapal akan menuju Malaysia.

Penindakan ini melibatkan Bea Cukai Khusus Kepri bersama Bea Cukai Sumatera Bagian Timur, Bea Cukai Tanjungpandan, Belitung, Unit Intelijen serta Satgas Bea Cukai.

Setelah diamankan, kapal cepat HSC, 12 ton pasir timah dan tujuh ABK dibawa untuk menjalani pemeriksaan serta proses penindakan lebih lanjut oleh petugas Bea Cukai.

Hingga kini, asal-usul pasir timah, pihak yang bertanggung jawab atas muatan tersebut, serta rangkaian rencana pengiriman masih dalam proses pemeriksaan. Petugas juga akan mendalami keterangan para ABK untuk mengungkap lebih jauh dugaan penyelundupan komoditas timah melalui jalur laut tersebut.

error: