<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokalPilkada 2024

Koalisi Makin Solid, Golkar Siap Menangkan Mansah-Dwi Aryani

×

Koalisi Makin Solid, Golkar Siap Menangkan Mansah-Dwi Aryani

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT, SOROTANBANGKA.COM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Bangka Barat (Babar), Deddi Wijaya siap memenangkan Pasangan Calon (Paslon) Mansah dan Dwi Aryani dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2024.

Pasalnya, paslon yang memiliki jargon Mandiri (Mansah-Dwi Aryani) itu sudah menerima dukungan dari Partai Golkar. Baik itu Surat Keputusan (SK) Rekomendasi serta formulir B1-KWK yang diserahkan langsung Ketua DPD I Golkar Babel, Bambang Patijaya.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Karena kemarin SK Rekomendasi dan formulir B1 KWK sudah diserahkan Pak Ketua Bambang Patijaya. Maka untuk Pilkada Babar kita mengusung kader internal yakni Mansah sebagai Cabup dan Dwi Aryani istri sebagai Cawabup,“ ujarnya, Selasa (27/8/2024) siang.

DW, sapaan akrabnya menyebut, untuk memperkuat dukungan, sejauh ini Partai Golkar Babar sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah Partai Politik (Parpol). Mulai dari PKB, PPP dan Demokrat dengan total 6 kursi dari 4 partai pengusung dan pendukung.

“Beberapa bulan sebelumnya, saya bersama tim Pak Mansah ini intens membangun komunikasi dengan parpol lainnya untuk membentuk koalisi. Alhamdulillah, koalisi pun sudah terbentuk bergabungnya PKB, PPP dan Demokrat,” sebutnya.

Dalam menentukan Paslon Bupati dan Wabup di Babar, Partai Golkar tak ingin terburu-buru. Bahkan menerjunkan tim untuk menanyakan langsung ke masyarakat. Hasil kajian dan analisa di akar rumput masyarakat menginginkan adanya perubahan dan perbaikan.

“Hasil survei kita masyarakat butuhkan perubahan dan perbaikan untuk sektor seperti infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Di samping itu, animo masyarakat terhadap paslon yang kita usung ini cukup tinggi, dan kita melihat gagasan dari dua orang ini,” katanya.

“Pemikiran pak Mansah sebagai Kader Golkar dan Ibu Dwi yang kita kenal tokohnya PKS ini sejalan dengan pemikiran dan gagasan partai Golkar. Makanya kami siap bertarung untuk memenangkan paslon mandiri, kami mohon doa dan dukungan masyarakat,” jelasnya.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: