<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Bersanding Optimis Menang di PSU Pilkada Babar, Ini Targetnya

×

Bersanding Optimis Menang di PSU Pilkada Babar, Ini Targetnya

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PKS Kabupaten Bangka Barat. Foto: Istimewa.
Ketua DPD PKS Kabupaten Bangka Barat. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Ketua tim pemenangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat Sukirman-Bong Ming Ming, Samsir optimistis menang dalam pemungutan suara ulang (PSU).

Keyakinan Samsir berkaca pada keberhasilan pasangan yang terkenal dengan jargon Bersanding ini selama 1 periode memimpin Kabupaten Bangka Barat.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kendati hanya menjabat selama kurang lebih tiga setengah tahun, Samsir mengklaim Bersanding sudah ada merealisasikan program yang pro rakyat.

“Mereka sudah memberikan bukti apa yang sudah kita lakukan selama memerintah pada periode pertama, itu bisa menyadari masyarakat, karena banyak hal yang mesti diteruskan. Kita merealisasikan apa sudah kita janjikan kepada masyarakat, pertama seperti BPJS gratis, ini merupakan bukti yang mesti dilanjutkan,” ujarnya, Rabu (12/3/2025).

Lebih lanjut Samsir mengatakan, tim pemenangan juga telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk turun langsung ke lapangan, memastikan jaringan pendukung tetap solid dalam memenangkan bersanding.

“Sekarang yang kita pikirkan adalah target menang itu berapa. Kita melibatkan semua, dari koalisi hingga masyarakat yang berada disitu, maupun di luar,” tuturnya.

Selain itu, Samsir menilai masyarakat saat ini telah jeli dalam memilih pemimpin yang terbaik untuk Kabupaten Bangka Barat. Terlebih mengetahui faktor yang melatarbelakangi terjadinya PSU.

“Alhamdulillah setelah kami melakukan diskusi dengan masyarakat, sebagian masyarakat sudah mengetahui dan juga menyadari kenapa sampai terjadi PSU di Sinar Manik itu sendiri, ini memudahkan kita untuk memberikan pemahaman kepada mereka, tentang PSU sendiri. Di masyarakat juga sudah jeli, sudah bisa melihat mana yang harus mereka pilih,” ucapnya.

Diketahui, pelaksanaan PSU Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, di 4 TPS Desa Sinar Manik, Kecamatan Jebus bakal berlangsung pada 22 Maret 2025 mendatang.

Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: