<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Tinjau PSU di Bangka Barat, Anggota KPU RI: Berjalan Kondusif, Tidak Mencekam

×

Tinjau PSU di Bangka Barat, Anggota KPU RI: Berjalan Kondusif, Tidak Mencekam

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik mengatakan, pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Bangka Barat berjalan aman dan lancar.

Pelaksanaan PSU ini, merupakan tindak lanjut hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), dalam sidang perselisihan hasil pemilihan (PHP) Pilkada 2024.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hal itu disampaikan Idham Holik saat memantau pelaksanaan PSU yang berlangsung di TPS di Desa Sinar Manik, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (22/3/2025).

“Alhamdulillah secara umum pelaksanaan PSU di Kabupaten Bangka Barat di 4 TPS semuanya berjalan lancar dengan antusiasme dari pemilih yang cukup tinggi,” katanya.

Idham Holik menambahkan, pihaknya menampik kondisi Desa Sinar Manik detik-detik menjelang pelaksanaan PSU dikabarkan mencekam. Ia menilai informasi tersebut kurang tepat.

“Ya antusiasme ini representasi dari situasi yang kondusif. Ya kemarin sempat juga beredar informasi yang tidak tepat, kemarin situasi sempat mencekam. Ya kami sampaikan alhamdulillah situasi di 4 TPS Bangka Barat kondusif,” tuturnya.

Sesuai dengan perintah dari Mahkamah Konstitusi, KPU kata Idham menyampaikan, akan melakukan rekapitulasi suara usai PSU.

“Setelah hari ini dilakukan pemungutan dan penghitungan ulang, maka KPU Bangka Barat nanti akan melakukan rekapitulasi hasil PSU. Kami KPU fokus melaksanakan apa yang menjadi perintah dari MK,” tuturnya.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: