<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratKriminalLokal

Kapolres Minta Masyarakat Tak Heboh Temuan Tengkorak di Pantai Batu Rakit

×

Kapolres Minta Masyarakat Tak Heboh Temuan Tengkorak di Pantai Batu Rakit

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha mengimbau masyarakat untuk tidak heboh akan temuan tengkorak di pesisir Pantai Batu Rakit, Kecamatan Mentok pada Minggu (6/4/2025) sore.

Pasalnya, pihaknya dari Polres Babar dan jajaran telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi. Hasilnya diduga kuat, tengkorak yang ditemukan kali pertama oleh anak pengunjung itu bukan anatomi dari tubuh manusia.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Untuk imbauan kami tetap percayakan penanganan dari persoalan ini tadi. Tetap percayakan kepada Polres Babar dan kemudian tidak perlu menimbulkan opini yang tidak betul. Karena kami menangani langkah-langkah ini dengan profesional,” ujarnya kepada wartawan.

Dia menambahkan, apalagi dalam olah TKP itu pihaknya telah melibatkan berbagai unsur yang ada. Apakah itu betul-betul kerangka manusia atau bukan. Namun dari hasil sementara dengan dokter hewan bisa dipastikan patut diduga adalah kerangka hewan.

“Yang jelas kami, iya masih melakukan langkah lanjutan dulu untuk nantinya memastikan betul-betul itu kerangka hewan. Supaya tidak muncul persepsi yang lain, kurang lebih demikian dan masyarakat untuk tidak heboh, tidak beropini di lapangan,” ujarnya.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: