<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratHeadlineLokalViral

Sedang Asyik Main Game, Pemuda di Babar Diserang ODGJ

×

Sedang Asyik Main Game, Pemuda di Babar Diserang ODGJ

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi, sumber internet
Foto ilustrasi, sumber internet

BANGKA BARAT, SOROTANBANGKA.COM — Nasib malang dialami Rizki (27) seorang pemuda di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, lantaran diserang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), pada Selasa (6/8/2024) siang.

Dirinya ditinju ODGJ berinisial MR sebanyak dua kali dibagian wajah, saat sedang asyik bermain game bersama teman-temannya di salah satu warung kopi, sekitar pukul 11.40 WIB.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Jadi dia itu tiba-tiba berjalan ke arah saya lalu memukul dua kali di bagian pelipis dan pipi sebelah kanan. Saat itu saya dengan teman sedang bermain game, terkejut lah saya,” ucap Rizki kepada awak media.

Dikatakan Rizki, beruntung saat itu dirinya mampu menahan emosi dan tidak membalas, karena tau MR itu merupakan ODGJ.

“Lalu teman-teman saya berusaha menghentikan dan mengusirnya. Nggak membalas (pukulan), karena saya tahu dia (ODGJ),” ujarnya.

Tak lama dari insiden tersebut, Rizki bersama rekannya langsung melaporkan peristiwa itu ke pihak keluarga MR.

“Saya sudah kerumah kakaknya, dan saya kecewa dengan respon kakaknya. Saya berharap pihak keluarga untuk memperhatikannya, agar tidak ada korban lainnya,” ucapnya.

Selin itu, Rizki mengatakan dirinya sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Bangka Barat.

“Setelah kejadian ini, rekan saya juga langsung melapor ke pihak Dinsos PMD setempat, supaya dia (MR) ini diperhatikan oleh pihak pemerintah,” katanya.

 

Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: