<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Pemkab Babar Siapkan Doorprize pada Malam Puncak HUT Mentok

×

Pemkab Babar Siapkan Doorprize pada Malam Puncak HUT Mentok

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT, SOROTANBANGKA.COM –Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, telah menyiapkan hadiah pada malam puncak Festival Jiran Nusantara 2024 peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-290 Kota Mentok, di Lapangan Gelora Mentok, pada Rabu (11/9/2024) malam nanti.

Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming, menyatakan berbagai rangkaian kegiatan telah dilakukan dan malam nanti akan ada pembagian hadiah bagi pemenang lomba lagu melayu, kirab budaya, dan pawai budaya.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat juga akan memberikan doorprize kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam program pengelolaan sampah dengan membayar retribusi sampah.

“Ini sebagai bentuk apresiasi Pemkab Bangka Barat kepada masyarakat yang peduli lingkungan,” kata Bong Ming Ming Rabu (11/9/2024).

Lebih lanjut, Bong Ming Ming mengungkapkan bahwa Kota Mentok saat ini telah masuk dalam penilaian Adipura, dan itu merupakan penting, lantaran sebelumnya tidak memenuhi kriteria.

“Kita ketahui bahwa hari ini, Bangka Barat, khususnya Kota Mentok, sudah masuk penilaian Adipura. Jadi Adipura ini kita masuk terlebih dahulu di kriterianya, baru kita bisa masuk dalam kriteria Adipura,” katanya.

Bong Ming Ming berharap melalui acara perayaan ini, masyarakat Bangka Barat semakin terinspirasi untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

“Tapi sesungguhnya bukan Adipura yang kita cari, melainkan kita menginginkan Bangka Barat ini bisa menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan dengan target zero sampah,” ucapnya.

Bong Ming Ming mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membawa kembali piala Adipura ke Bangka Barat.

“Kita optimistis (bisa bawa piala adipura), tapi ada langkah-langkah yang kongkrit yang memang kriterianya banyak,” katanya.

Caption  : Wakil Bupati Kabupaten Bangka Barat, Bong Ming Ming.

Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: