<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Optimalkan Pelayanan Kesehatan, Wabup BMM Adakan Dialog dengan Sopir Ambulans

×

Optimalkan Pelayanan Kesehatan, Wabup BMM Adakan Dialog dengan Sopir Ambulans

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT, SOROTANBANGKA.COM – Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming mengumpulkan sejumlah sopir ambulans yang bertugas di Puskesmas yang ada di wilayah itu.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Camat Mentok, pada Kamis (12/9/2024) pagi, Bong Ming Ming memberikan arahan dan dialog dengan sopir ambulans yang hadir.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia menilai pemberian layanan unggul dalam sektor pelayanan kesehatan, terutama yang dilakukan melalui penggunaan ambulans, memiliki peranan yang sangat penting dalam menjamin keamanan dan kesejahteraan para pasien.

“Di sini kita menyamakan persepsi dan komunikasi dengan kawan-kawan pembawa ambulans. Mulai dari penanganan, antar jemput pasien dan lainnya, tujuannya tak lain untuk meningkatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Bong Ming Ming meminta para supir ambulans untuk siap siaga menjemput pasien ke rumahnya jika tidak bisa mendatangi fasilitas kesehatan.

“Kawan-kawan supir ambulans siap siaga manakala ada pasien yang tidak bisa datang langsung ke faskes. Intinya sakit dijemput pulang sudah dalam keadaan sehat,” tuturnya.

Selain memberikan arahan, Bong Ming Ming juga mendengarkan masukan dan aspirasi dari sopir ambulans. Terutama hal yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan jemput antar pasien.

“Di kesempatan yang sama kita juga berdialog dengan mereka, seputar kendala yang ditemukan kawan-kawan di lapangan. Nah, kita sama-sama rembuk dan memikirkan solusinya. Mudah-mudahan pelayanan ambulans kita semakin kompak dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

 

Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: