<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Bhayangkara Cup 2025, Polres Babar Sediakan Panggung bagi Pelaku UMKM

×

Bhayangkara Cup 2025, Polres Babar Sediakan Panggung bagi Pelaku UMKM

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Menyambut hari hayangkara ke -79 Polres Bangka Barat bakal menggelar turnamen sepakbola antar Desa/Kelurahan. Rencananya kompetisi tersebut diikuti puluhan peserta tim.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya mengatakan, pihaknya menyiapkan dana puluhan juta rupiah dalam mengadakan turnamen sepakbola ini.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Ajang ini juga upaya pembinaan olahraga serta menjaring bibit-bibit atlet potensial di wilayah Bangka Barat. Salah satu cara Polres Bangka Barat untuk mendekatkan diri kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (17/4/2025).

Pradana Aditya menambahkan, melalui kegiatan ini pihaknya memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk ikut terlibat. Hal ini tak lain untuk menghidupkan perekonomian masyarakat.

“Semoga melalui turnamen ini, kita dapat melihat semangat sportivitas yang tinggi dari para peserta, dan semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakta, kita juga nanti akan menyediakan kantong UMKM, dimana para UMKM nanti akan kami sediakan tempat untuk berjualan,” ujarnya.

Untuk mekanisme pelaksanaan turnamen, Pradana Aditya meminta masyarakat untuk berkoordinasi dengan bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah.

“Untuk mekanisme turnamen silakan berkoordinasi ke Bhabinkamtibmasnya masing-masing untuk mekanisme pendaftarannya, jika ada pertanyaan mengenai regulasi silakan menghubungi kontak pers yang telah tersedia,”

Pradana Aditya berharap, turnamen sepakbola ini menjadi sarana bagi masyarakat dan Polri menjalin silaturahmi yang kuat.

“Semoga turnamen ini mendapat sambutan hangat bagi para pecinta sepak bola, serta menjadi ajang silaturahmi. Saya juga berharap kegiatan memperkuat sinergi antara institusi Polri, pengurus olahraga, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan berprestasi,” ucapnya.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: